Rabu, 20 Desember 2017

Menyingkap sejarah Republik Azerbaijan: "Dari lezatnya Dolma hingga campur tangan Armenia"

Wilayah yang dijadikan konflik senjata oleh Armenia atas Azerbaijan
Republik Azerbaijan (bahasa Azeri: Azrbaycan Respublikas) adalah sebuah negara di Kaukasus yang terletak di persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya. Berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Georgia dan Armenia di bagian barat, dan Iran di selatan (wikipedia.org). Mayoritas populasinya adalah Muslim Syiah dan turunan Turki barat, orangnya dikenal sebagai Azerbaijani, atau penduduknya disebut Azeri. Negara ini berbentuk Republik dan sistem pemerintahannya adalah demokrasi dengan peraturan yang terotoritasi kuat. Pada tahun 1873, sumber daya alam berupa minyak ("emas hitam") ditemukan di kota Baku, yang merupakan cikal bakal ibu kota Azerbaijan. Dari awal abad ke-20 hampir separuh cadangan minyak dunia negara ini disuling di kota Baku.
Sejarah Kemerdekaan Azerbaijan
Sejarah kelam dan perjuangan Azerbaijan meraih kemerdekaan sungguh berliku. Secara historis Azerbaijan telah dilindungi banyak bangsa dunia, termasuk bangsa Persia, Yunani, Romawi, Armenia, Arab, Turki, Mongol dan Rusia. Perjuangan dalam merebut kembali kedaulatan atas negara tersebut singkatnya secara tak terduga diawali pada tahun 1990 dimana orang-orang Azeri berkumpul untuk memprotes kekuasaan Soviet dan menuntut kemerdekaan atas tanah mereka. Tetapi secara brutal demonstrasi tersebut malah ditunggangi oleh campur tangan Soviet dalam peristiwa "Januari Hitam". Barulah pada tahun 1991, Azerbaijan berhasil memproklamirkan kemerdekaannya saat kekuasaan Uni Soviet jatuh atas Jerman.
Tidak berhenti di situ saja perjuangan Azerbaijan melawan pendudukan negara lain belumlah usai. Manakala di tahun-tahun pertama sedang mencicipi nikmatnya kemerdekaan tapi justru kembali direnggut dengan perang terhadap negara tetangganya sendiri yaitu Armenia dan gerakan separatis Armenia atas kawasan Nagorno-Karabakh. Meski ada gencatan senjata di tempat sejak tahun 1994, konflik Azerbaijan dengan Armenia belum juga terpecahkan atas wilayah yang didominasi orang Armenia tersebut.
Sejak akhir perang, Azerbaijan kehilangan kendali sekitar 14 - 16% wilayahnya termasuk Nagorno-Karabakh sendiri. Akibat konflik tersebut kedua negara menghadapi masalah serius seperti pengungsian dan orang telantar serta resesi ekonomi. Namun, mantan pemimpin Azeri Soviet Heydr liyev mengubah tatanan perekonomian di Azerbaijan dan mulai mengeksploitasi wilayah Baku yang kaya akan cadangan minyaknya, hingga akhirnya Azerbaijan terkenal seperti saat ini. Heyder Eliyev juga dinilai mampu membersihkan praktik perjudian dan dapat menekan angka pengangguran di negaranya.
Beliau juga menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Turki terkait pengambilan langkah damai atas konflik yang terjadi di Karabakh dengan Armenia. Namun, keadaan politik di Azerbaijan tetap tegang khususnya setelah Heydar Aliyev wafat. Tampuk kepemimpinan Azerbaijan diberikan pada putranya Ilham Aliyev dan otomatis secara langsung menyandang jabatan sebagai Presiden. Kekuatan oposisi Azeri tak puas dengan pergantian dinasti ini dan menuntut pemerintahan yang lebih demokratis. 
Kondisi terkini paska gencatan senjata
Dokumentasi azernews.azMeskipun keduanya sudah mengadakan perjanjian penghentian gencatan senjata, namun bukan berarti konflik berhenti begitu saja. Di dalam wilayah Nagorno Karabakh konflik senjata antara pasukan Armenia dengan Azerbaijan masih terus terjadi. Pasukan Armenia banyak melakukan pelanggaran kemanusiaan terhadap warga Azerbaijan, tindakan ini banyak dikecam oleh masyarakat internasional.
Azerbaijan adalah negara sekuler dan telah menjadi anggota dari Dewan Eropa sejak 2001. Pada tanggal 25 Januari 2005, Uni Eropa lewat Parliamentary Assembly of the Council of Europe mengeluarkan Resolusi 1416 yang berisikan perintah kepada Armenia untuk menghentikan tindakan ethnic cleansing (pembersihan etnis) terhadap warga Azerbaijan dan berhenti menduduki wilayah Azerbaijan.
Tindakan Uni Eropa ini diikuti pula oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI). Dewan Menteri Luar Negeri OKI dalam pertemuan tahunan pada 15-17 Mei 2007 mengeluarkan resolusi No. 7/34-P yang berisikan perintah agar Armenia berhenti menempati wilayah Azerbaijan, berhenti melakukan agresi terhadap Azerbaijan, berhenti melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap warga Azerbaijan, dan berhenti melakukan penghancuran terhadap benda cagar budaya, dan tempat-tempat keagamaan di wilayah yang menjadi rebutan.
Selanjutnya pada pertemuan OKI di Dakar tanggal 13-14 Maret 2008, OKI kembali mengeluarkan Resolusi No. 10/11-P (IS) yang isinya hampir sama dengan resolusi sebelumnya. Resolusi OKI ini juga didukung oleh PBB, lewat Sidang Majelis Umum pada tanggal 14 Maret 2008, PBB mengeluarkan Resolusi No.62/243 yang berisi perintah kepada Armenia untuk segera meninggalkan wilayah Azerbaijan yang dicaplok secara sepihak dan mengembalikannya kepada Azerbaijan tanpa syarat dan secara utuh. 
Kemudian pada bulan Agustus 2008, AS, Perancis dan Rusia mengadakan perundingan upaya penyelesaian konflik secara penuh. Ketiganya mengusulkan untuk diadakan referendum di wilayah sengketa. Kuatnya desakan masyarakat internasional ini membuat Presiden Armenia, Serzh Sarkisian dan Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev untuk mengadakan pertemuan di Moskow. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada tanggal 2 November 2008 dengan dimediasi oleh Dmitry Medvedev, pertemuan tersebut menghasilkan sebuah deklarasi bersama tentang komitmen untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut. Keduanya akan mengadakan pertemuan lagi di Rusia tepatnya di kota Saint Petersburg.
Pada tanggal 22 November 2009, Presiden Azerbaijan, Presiden Armenia dan beberapa pemimpin negara lainnya berkumpul di Munich untuk melakukan pembicaraan upaya perdamaian di Nagorno Karabakh. Presiden Aliyev sempat mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut kembali Nagorno Karabakh jika pembicaraan tersebut tidak berhasil.
Pembicaraan yang selalu mengalami jalan buntu membuat perjanjian gencatan senjata pun pecah dan mengakibatkan pertempuran antara kedua belah pihak. Pada tanggal 18 Februari 2010 dilaporkan tiga tentara Azerbaijan dan satu terluka dalam pertempuran. Pertempuran sempat berhenti namun pada bulan November kembali berkobar karena seorang penembak jitu Armenia secara sengaja memancing pertempuran dengan menembak pasukan Azerbaijan. Penembak jitu Azerbaijan membalas dengan menembak pasukan Armenia, pertarungan antar penembak jitu ini menewaskan 12 orang dari kedua belah pihak.
Sekjen PBB, Ban Ki Moon menyerukan agar semua penembak jitu ditarik dari wilayah sengketa agar tidak membuat resah. Masalah tidak juga selesai, Juru Bicara Departemen Pertahanan Azerbaijan, Letnan Kolonel Eldar Sabiroglu melaporkan bahwa pasukan Armenia masih sering menggunakan senapan mesin dan pelontar granat untuk memancing penyerangan. Berbagai usaha telah dilakukan oleh masyarakat Internasional namun hingga kini belun ada satu pun langkah nyata atau Resolusi dari PBB, OKI hingga Uni Eropa yang berhasil dilaksanakan.  
Entah akan sampai kapan kah konflik kedua negara ini akan berakhir?
Ibarat teori pensil terbalik. Runcing di bawah tapi tumpul di atas. Sulit untuk dipertemukan dan mencapai kesepakatan.
Secara perlahan yang terjadi kini Armenia terus melakukan tindakan kecurangan dan diam-diam mencomot apa yang dimiliki oleh Azerbaijan. Padahal pemerintah Azerbaijan sendiri menjunjung tinggi hak-hak warga negaranya. Sumber daya alam dan seisinya dimiliki oleh negara dan digunakan semata-mata demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya.
Banyak aktivitas ekonomi dan kegiatan ilegal lainnya yang dilakukan Armenia kepada Azerbaijan yang justru digunakan untuk membiayai kelompok separatis dan melanjutkan pendudukan wilayah teritori Azerbaijan demi mempersenjatai pasukan Armenia dalam upaya konflik bersenjata, antara lain eksploitasi sumber daya alam dan perdagangan, sistem energi, pencomotan jaringan telekomunikasi dan frekuensi radio, pendudukan sektor perbankan, yang dimiliki oleh Azerbaijan, pendirian pemukiman serta pengubahan demografi dan infrastruktur oleh Armenia, penghancuran dan upaya mengubah karakter dan warisan budaya Azerbaijan dan pengakuan sepihak atas destinasi wisata yang dimiliki oleh Azerbaijan.
Banyak upaya yang telah dilakukan oleh Azerbaijan demi mempertahankan kedaulatan negaranya. Supaya kepemilikan Azerbaijan atas negaranya sah dan diakui secara internasional. Salah satunya dengan pendidikan dan budayanya. Pendidikan begitu penting untuk membangun peradaban serta diplomasi hubungan bilateral dan multilateral antar negara dalam upaya mengangkat harkat dan martabat bangsa demi terwujudnya perdamaian dunia. Budaya juga turut berperan andil sebab menjadi penanda identitas suatu negara. Sebagai contoh makanan khas dari Azerbaijan.
Mencicipi Kuliner Azerbaijan
Dolma (dok. Culinary world)
Belum lengkap rasanya apabila berkunjung ke suatu negara jika belum mencicipi kuliner khas dari daerah setempat.
Masakan Azerbaijan (bahasa Azerbaijan: Azrbaycan Mtbxi, ) mengacu pada gaya memasak dan hidangan bangsa Azeri di Republik Azerbaijan dan Azerbaijan (Iran). Masakan negara ini memiliki banyak kesamaan dengan Masakan Iran dan Turki. Banyak makanan yang berasal dari Azerbaijan kini dapat dilihat dalam masakan negara tetangga. Bagi bangsa Azerbaijan, makanan merupakan bagian penting dari budaya mereka dan berakar dalam sejarah, tradisi dan nilai-nilai mereka.

Dari sebelas zona iklim yang dikenal di dunia, Azerbaijan memiliki sembilan iklim. Hal Ini mempengaruhi kesuburan tanah yang ikut menghasilkan kekayaan bumbu masakan dari Azerbaijan terutama rempah-rempah.

Dolma
Makanan tradisional khas berikut ini bentuknya sekilas mirip dengan lemper atau buntil di Indonesia. Bedanya jika di sini bungkusnya tidak bisa ikut dimakan. Sedangkan di Azerbaijan justru dimakan bersamaan dengan daun yang membungkusinya.
Dolma tidak hanya produk kuliner asal negeri Azeri saja tetapi juga dikenali sebagai kekayaan dunia yang memiliki nilai sejarah dan tradisi yang kental. Dolma masuk ke dalam daftar warisan budaya tak benda yang telah diakui secara sah oleh UNESCO.
yarpaq dolmasi (dok. Ministry of Culture and Tourism of Azerbaijan)Tradisi Dolma merupakan seperangkat pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan persiapan makanan tradisional 'dolma', yang berbentuk bungkusan kecil (berisikan daging domba, bawang bombay, nasi, kacang polong dan rempah-rempah) yang dibungkus daun anggur segar yang dimasak setengah matang atau biasanya disajikan dengan perasan buah lemon dan pelengkap sayuran yaitu tomat dan daun mint. Penamaan tradisi dolma sendiri berasal dari kata 'doldurma' yang artinya pendek, menyerupai 'boneka'. Sudah menjadi tradisi turun temurun sejak dahulu apabila dolma dinikmati secara bersama-sama dalam keluarga atau masyarakat setempat. Masing-masing daerah memiliki metode, teknik dan bahan yang digunakan untuk menyiapkan makanan tradisional tersebut dengan caranya yang berbeda. Tradisi ini hadir di seluruh Republik Azerbaijan, dan dianggap sebagai hidangan utama di semua wilayah. Menu ini biasanya dinikmati pada acara tertentu atau pertemuan khusus. Tak hanya lezat tapi dolma ternyata memiliki makna yang filosofis dimana merupakan bentuk ungkapan solidaritas, rasa hormat dan keramah-tamahan bangsa Azeri di Azerbaijan. Hal ini diharapkan akan terus ditularkan dari generasi ke generasi dan tak terbatas oleh kepentingan etnis dan agama apapun di negara ini. Awalnya dolma dibuat oleh sekelompok orang yang piawai dalam memasak makanan tradisional saja dan umumnya wanita. Seiring berkembangnya zaman masyarakat luas lalu mengenal dolma sebagai simbolisasi untuk kepentingan budaya dan sosial yang kuat. Tradisi ini secara estafet dipraktikkan di dalam kehidupan sehari-hari melalui hubungan orang tua dan anak, sementara di luar rumah tradisi tersebut secara formal diajarkan terutama di sekolah-sekolah kejuruan dan kegiatan praktik magang. Unsur ini memiliki tujuan yang luhur dan visi besar dalam masyarakat Azerbaijan demi berlangsungnya kehidupan yang harmonis di tengah-tengah masyarakat. Besar harapan pemerintah Azerbaijan terus melanjutkan tradisi ini melalui berbagai kegiatan, festival, dan acara-acara sekolah.
Seandainya saja Armenia paham betul konsep dan makna di balik makanan tradisi Dolma ini. Apalagi mau berkumpul untuk makan bersama. Bukan tidak mungkin kedua negara ini dapat hidup tenang dan rukun saling berdampingan satu sama lain. Sebab sejatinya Armenia sama seperti Turki dan Georgia masih dalam kawasan satu rumpun.
Akhir kata terima kasih. Wassalam!
Make world peace for better future in human race
Referensi
1. Ministry of Culture and Tourism of Azerbaijan, 2016
2. Foreign Ministry of Azerbaijan, 2017
3. Ministry of Economy of Azerbaijan, 2017
4. Https://www.mfa.gov.az/
5. Https://ich.unesco.org/
6. Https://id.wikipedia.org/
7. Https://id.wikimedia.org/
8. Https://azernews.az/
9. Https://en.trendz.az/

Minggu, 10 Desember 2017

Mengenal Peran P3I pada Temu Nasional Pengadaan 2017

Dokumen p3i.or.id

Sebelumnya secara jujur selama ini saya belum memahami betul tentang segala hal yang berhubungan dengan pengadaan barang di dalam suatu perusahaan. Tak perlu dalam skala yang lebih besar biarpun skupnya kecil bahkan seperti halnya koperasi di sekolah atau universitas pun saya tetap belum mengerti.

Jumat, 08 Desember 2017

Sedia Payung Sebelum Hujan. Perjalanan Tenang dengan Travel Insurance!

Dokumen Pribadi
Tidak lama lagi hanya dalam hitungan minggu kita akan merayakan pergantian tahun. Banyak resolusi yang belum atau bahkan sudah tercapai di tahun ini. Ngga mau kan momen spesial dan tak terlupakan tersebut terlewat begitu saja. Banyak cara yang dilakukan oleh kebanyakan orang, seperti misalnya berkumpul bersama keluarga, sahabat, teman dan handai taulan dengan tradisi makan malam bersama sambil menanti detik-detik menuju pukul 00.00. Tak jarang pula di antara mereka memanfaatkan waktu libur tahun baru dengan bepergian baik di dalam maupun ke luar negeri.

Kamis, 07 Desember 2017

CERDIK Hadapi Risiko Penyakit Diabetes


Dokumentasi Pribadi
Sesuai dengan program Nawacita (9 agenda) prioritas untuk membangun Indonesia yang diusung oleh Presiden Joko Widodo pada Kabinet Kerja Nyata terdapat poin keenam yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Serta merujuk pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia nomor ketiga yaitu Good Health (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Sementara itu di Indonesia sendiri masih menduduki peringkat ke 79 dari 157 negara dalam urutan indeks kebahagiaan sedunia. Menurut sumber dikatakan bahwa Happiness Index atau Indeks Kebahagiaan suatu negara diukur dari pendapatan per kapita, dukungan sosial, harapan hidup sehat, kebebasan dalam menentukan pilihan dan kemurahan hati (generosity).
Dokumen Beritagar.id
Salah satu tolok ukur kebahagiaan seseorang terlihat dari kesehatannya. Melanjutkan kampanye Keluarga Sehat Indonesiaku pada hari jadinya di Hari Kesehatan Nasional yang ke 53 yang telah dicanangkan oleh pemerintah bersama beberapa instansi terkait yang diselenggarakan di area Car Free Day (CFD) Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu. Dari sini pemerintah terus berupaya melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggalakkan kembali dan mengajak masyarakat dan seluruh elemen tanpa terkecuali, berpartisipasi secara aktif menerapkan pola gaya hidup sehat. Program Germas (Gerakan masyarakat hidup sehat) sangat gencar digaungkan bahkan menjadi viral di berbagai iklan media massa maupun elektronik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam hal ini Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) kembali menggelar sebuah acara besar berupa Simposium yang mengangkat tema tentang penyakit Diabetes yang sekaligus memperingati Hari Diabetes Dunia (World Diabetes Day) 2017 yang jatuh pada tanggal 29 November setiap tahunnya. Bertempat di Ballroom 1 dan 2 Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan banyak informasi yang saya peroleh dan beragam edukasi yang dilakukan oleh Kemenkes beserta jajarannya. P2PTM tak hanya sendiri tetapi bersinergi dengan dinas kesehatan, puskesmas, institusi-institusi kesehatan baik pemerintahan dan swasta dan lainnya dalam upaya memerangi dan meminimalisir risiko penyakit Diabetes.
Acara dibuka oleh Menteri Kesehatan RI Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F.Moeloek SpM (K) dan Dr. H.M Subuh. Simposium kali ini terbilang langka sebab dihadiri pula oleh tamu negara yaitu Perdana Menteri Mr. Lars Lokke Rasmussen dari negara Denmark. Beliau begitu antusias menyempatkan hadir dan memberi keynote speech menyangkut kesehatan terutama bahaya penyakit Diabetes di sela-sela agenda lawatan kenegaraannya yang pertama kali di Jakarta. Secara kebetulan perusahaan layanan kesehatan global Novo Nordisk yang telah puluhan tahun lamanya melakukan inovasi dan penanganan penyakit Diabetes ikut mendukung sepenuhnya program pemerintah Indonesia dalam acara World diabetes day juga bermarkas di Denmark.
Prevalensi Penyakit Diabetes di Indonesia
Sumber: Riskesdas 2013
Seperti diketahui terdapat 415 juta orang di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Dua pertiga orang dengan diabetes umumnya tinggal di kota besar. Sebanyak 25% penderita diabetes berawal dari kurangnya latihan fisik dan 44% di antaranya disebabkan oleh obesitas atau kegemukan dan kelebihan berat badan. Sementara sisanya karena faktor keturunan (genetik) dan perokok berat. Parahnya, diabetes dianggap sebagai penyakit pembunuh nomor 3 di Indonesia setelah hipertensi dan stroke.
Apa itu Diabetes?
Diabetes merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin maupun keduanya yang menyebabkan komplikasi organ lain karena patogennya dapat menyebar ke otak, otot, liver bahkan pankreas.
Diabetes Melitus atau populer dikenal dengan penyakit kencing manis merupakan indikasi penderita diabetes yang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan insulin atau sering pula dijumpai jumlah insulinnya cukup hanya saja tidak mampu bekerja dengan baik sebagaimana mestinya. 
Fungsi Insulin itu sendiri bertujuan untuk:
  • Merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula
  • Meningkatkan jumlah gula yang disimpan di dalam hati
  • Mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula.
Kenali gejala (tanda-tanda) Diabetes
Gejala umum yang sering terlihat pada penderita diabetes adalah mudah haus dan lapar, berat badan tiba-tiba menurun tanpa sebab yang jelas, sering kencing serta cepat lelah dan mudah mengantuk.
Gejala atau indikasi khusus yang mungkin timbul misalnya seperti mudah terkena infeksi, luka sulit sembuh (menganga), sering kesemutan terutama pada bagian kaki, sering timbul bisul, penglihatan kabur (low vision) infeksi jamur dan gatal terutama di sekitar area kemaluan.
C E R D I K
Jika telah divonis terkena penyakit diabetes bukan berarti dunia akan kiamat. Masyarakat harus diberikan edukasi bahwa diabetes tidak selamanya hidup dengan penuh batasan dan larangan kok. Diabetes dapat dikelola asalkan penderita rajin menerapkan pola aktif, seimbang dan positif. Selain wajib minum obat atau insulin secara teratur dan kelola hidup dengan cara perbanyak aktifitas fisik dengan berolahraga secara teratur dan seimbangkan hidup dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seperti sayur, buah-buahan, ikan dan banyak minum air putih. Serta yang tak kalah penting istirahat yang cukup, kelola stres dengan selalu berpikir positif.
Setelah sukses dengan program GERMAS dalam simposium tersebut Kemenkes juga tak henti-hentinya menggalakkan kembali serta terus mempromosikan kepada masyarakat agar kita mulai hidup dengan perilaku C E R D I K agar terhindar dari penyakit yang tidak menular. Kelima huruf tersebut jika dipraktikkan juga mengandung makna tersirat dengan mengoptimalkan 4 Sehat 5 Teratur.
Apa saja CERDIK itu?
  1. Cek Kesehatan
  2. Enyahkan Asap Rokok
  3. Rajin Aktivitas Fisik
  4. Diet seimbang
  5. Istirahat cukup
  6. Kelola stres
a). Cek Kesehatan Secara Rutin
Dokumen Kemenkes RI
Cek yang wajib dilakukan secara rutin contohnya seperti Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB), Lingkar Perut, Tekanan Darah, Kadar Gula Darah, Fungsi mata dan telinga, Cek kolesterol tetap, cek arus puncak ekspirasi (paru-paru), deteksi dini kanker leher rahim hingga periksa payudara.
Kemenkes juga tidak tinggal diam. Program yang sedang berjalan yaitu disingkat dengan POSBINDU PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) di berbagai daerah dengan tujuan untuk mencegah risiko Penyakit Tidak Menular. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara rutin dan berkala. Langkah-langkahnya seperti di bawah ini.
b). Enyahkan Asap Rokok
Dokumen P2PTM Kemenkes RI
c). Rajin Aktivitas Fisik
d). Diet Seimbang
e). Istirahat Cukup
Rentang waktu atau durasi lamanya tidur yang baik dan tepat berdasarkan usia dan kelompok umur dan tips bagaimana tidur yang benar di malam hari.
f). Kelola Stres
Berikut cara mengelola stress yang baik dan benar demi mencapai jiwa yang sehat.
Akhir kata mari bersama-sama kita upayakan hidup sehat dan ubah pola hidup agar tercapai sejahtera menuju Sehat Keluarga Indonesiaku.
Salam Germas! ^_^
Jangan lupa kunjungi dan ikuti akun sosial media saya berikut ini: 
Sumber Artikel:
1
2
3
4

Selasa, 21 November 2017

Menuju Masyarakat Sehat dengan 3 Pilar "Gerakan Indonesia Sehat"!

Dokumentasi  Pribadi

Dewasa ini angka penyakit yang terjadi di Indonesia meningkat secara tajam. Beberapa di antaranya  terindikasi oleh gangguan kesehatan yang muncul secara tiba-tiba atau belum jelas dengan pasti apa yang menjadi musababnya dan seringkali dianggap sebagai silent killer (pembunuh diam-diam). Pada kenyataannya hal ini justru dipicu oleh penyakit-penyakit yang tidak menular, contohnya seperti penyakit gagal ginjal, jantung, stroke, hipertensi, kolesterol, diabetes dan lain-lain.

Beberapa penelitian medis mengatakan yang menjadi faktor utamanya ternyata adalah pola hidup yang berantakan  terutama gaya hidup sehat (healthy lifestyle). Seperti mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berlemak, jam istirahat yang berantakan, stres, kebiasaan merokok dan menenggak minuman keras serta malas untuk berolahraga secara rutin.

Mengingat betapa pentingnya arti sehat sebagai pondasi kuatnya suatu bangsa, pemerintah terus berupaya meningkatkan taraf kesehatan terhadap masyarakat melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI sejak lama.

Tetapi sebagian besar masyarakat Indonesia masih saja beranggapan bahwa gaya hidup sehat itu cukup sulit bahkan  dinilai mahal. Nah, persepsi seperti ini yang harus segera diubah.

Gerakan Indonesia Sehat

Melanjutkan kesuksesan pada tahun 2016, Le Minerale bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengkampanyekan kembali "Gerakan Indonesia Sehat (GIS)" sebagai kepedulian dalam bentuk ajakan kepada masyarakat Indonesia untuk menjalani pola dan gaya hidup sehat dengan baik dan benar.

Ket: Eat Right, Drink Right dan Move Right (dokpri)
Bapak Febri Satria Hutama, sebagai Marketing Manager RTD Coffee & Water PT Mayora Indah, Tbk. di sela-sela acara Pers Briefing GIS di The Maja, Kamis (23/11) mengatakan, "Sebagai komitmen Le Minerale dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, di tahun ini secara bersama dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) kembali meneguhkan kembali kampanye "Gerakan Indonesia Sehat" dengan tujuan untuk mensosialisasikan pentingnya pemahaman mengenai cara hidup sehat yang benar. Caranya cukup mudah kok dan terbilang menyenangkan. Di dalam program GIS ini cukup dengan menjalankan konsep 3 pilar, yaitu ABC Step; Move Right, Eat Right dan Drink Right.

dr. Ulul Albab SpOG, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga menjelaskan pentingnya penerapan ketiga pilar secara bersamaan bagi kesehatan.

A. Pertama, Eat right. Makan dengan benar. Caranya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Porsi 1x makan yang ideal (Dokpri)

Porsi ideal satu kali makan terdiri dari 20% lauk pauk, 20% buah, 30% makanan pokok dan 30% sayuran. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran bagi setiap orang sebesar 300-400 gram untuk anak balita dan sekitar 400 - 600 gram untuk remaja dan dewasa setiap harinya.

Ket: Ilustrasi Kebutuhan Konsumsi Sayur dan Buah-buahan (dokpri)

B. Kedua, Drink right. Minum dengan benar artinya mengonsumsi air putih yang sesuai. Sesuai dengan pesan IDI tidak berwarna, berbau  dan yang mengandung mineral alami yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu terbantu dengan buah dan sayuran.
"Mau yang jelas air mineral yaa Le Minerale" (dokpri)
Lebih lanjut, dr. Ulul menggarisbawahi pentingnya pilar drink right sebagai faktor dalam menunjang gaya hidup yang sehat bagi setiap orang. Sebagai nutrien yang penting bagi tubuh, asupan air dengan kandungan mineral yang cukup akan sangat berpengaruh terhadap optimalisasi proses kimia dalam tubuh. Untuk mendapatkan jumlah yang cukup, selain dari buah-buahan dan sayuran, para ahli juga menyarankan untuk mengkonsumsi air mineral.

"Untuk memiliki pola hidup yang sehat, setiap individu perlu melakukan olahraga yang cukup dan teratur setiap hari agar tubuh tetap segar dan proses penuaan dini memperlambat. Selanjutnya, menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh pun diperlukan dengan menjamin gizi seimbang untuk mencukupi kebutuhan nutrisi. Yang tidak kalah pentingnya adalah asupan air mineral yang berfungsi sebagai kofaktor dan katalisator bagi kerja organ-organ tubuh manusia." ujar beliau.

C. Ketiga, Move right. Bergerak dengan  benar. Salah satunya dengan berolahraga secara rutin dan teratur.

Sebagai wujud nyata dari kampanye Gerakan Indonesia Sehat (GIS) dari pilar yang ketiga yaitu Move right, tahun ini, Le Minerale akan menggelar "Le Minerale Water Run 2017" pada 26 November 2017 yang bertempat di Fx Sudirman, Jakarta. Untuk semakin mengedepankan pesan gaya hidup sehat di tengah masyarakat Indonesia, Le Minerale Water Run merupakan sebuah ajang  "Fun Run" yang menyelenggarakan 2 konsep yaitu Fun Run 5K dan 2K Family Run.

Di acara Le Minerale Water Run tidak lupa akan dibuka oleh semangat kampanye Gerakan Indonesia Sehat dalam bentuk ceremony dan edukasi untuk mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama berkumpul untuk memulai gaya hidup sehat. Aktivitas ini juga akan dilengkapi dengan kegiatan cek kesehatan gratis oleh pihak IDI untuk para peserta.

Brand Ambassador Le Minerale, dr. Reisa Broto Asmoro pun telah rutin menjalankan gaya hidup sehat di tengah kesibukannya sebagai dokter dan pembawa acara. 
"Melakukan gaya hidup sehat di tengah padatnya rutinitas memang menuntut effort lebih," jelas Reisa. 
Namun, ia terus berusaha untuk menjalankan move right, eat right dan drink right dan selalu menyempatkan diri dengan berolahraga ringan. Saya juga selalu memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Terutama dalam kondisinya yang sedang hamil, asupan gizi seimbang sangat penting untuk menjamin nutrisi bagi calon buah hati. Untuk membantu tubuh tetap sehat dan tidak rentan terhadap penyakit, dirinya juga memastikan bahwa air minum yang dikonsumsi mengandung mineral alami yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti Le Minerale.

Tentang Le Minerale


Le Minerale merupakan produk air mineral dalam kemasan yang diproduksi oleh PT Tirta Fresindo Jaya, yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Mayora Group. Le Minerale berasal dari sumber mata air pegunungan terpilih yang  mengandung berbagai macam mineral alami yang baik untuk tubuh. Le Minerale dikemas secara khusus dan disegel untuk mencegah pemalsuan dan menjaga kandungan mineralnya tetap utuh sampai ke tangan masyarakat Indonesia.

Hal ini menjadi tantangan dan tanggung jawab kita bersama untuk mengajak teman, keluarga, dan orang-orang di sekitar untuk memulai gaya hidup sehat yang benar dari sekarang.

Salam Germas. Ayo Sehat!

Untuk pendaftaran dan informasi selengkapnya, silahkan kunjungi: http://gerakanindonesiasehat.id/

Minggu, 19 November 2017

Menuju Keluarga Gemilang Sehat Indonesiaku!


Kurang dari setahun lagi bangsa kita akan menjadi tuan rumah gelaran ajang kompetisi olahraga terbesar se Asia dan akan banyak menerima tamu negara baik itu atlet maupun para delegasi dan komite olahraga.

Mengingat pentingnya acara tersebut, pemerintah sedang giatnya mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk kesiapan sarana dan prasarana yang terus dirampungkan dengan matang. Apakah hanya cukup dengan itu? Lalu bagaimana dengan sumber daya manusianya?

Apakah kita sudah siap baik dari aspek jasmani maupun rohani. Apa kita dinilai prima secara raga dan jiwa? Mungkin jika menengok pada kesiapan para atlet tentunya sudah tidak perlu diragukan lagi. Mereka sudah berlatih keras dan menunjukkan performa terbaiknya sejak jauh jauh hari sebelumnya.

Bagaimanakah dengan masyarakatnya sendiri? Kepedulian tentang pentingnya kesehatan di banyak negara bukan jadi hal yang tabu lagi. Para penduduknya bahkan lebih aware tentang kesehatan sejak dahulu. Sudahkah negara kita menerapkannya?

Setahun belakang ini saya mengikuti banyak kampanye dan gerakan yang bertemakan kesehatan dari berbagai lini. Menurut hemat saya Kementerian Kesehatan paling concern terhadap hal tersebut. Setiap bulannya selalu saja Kemenkes mengadakan banyak program rutin dengan mentrigger, memberikan edukasi dan penyuluhan tentang bahaya penyakit. Dan berjuta kali secara persuasif pihaknya mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. 

Selasa, 24 Oktober 2017

Rangkaian Kegiatan Expo 2017 Sambut HUT CNI yang ke 31

Seminar Talkshow IDEApreneur (dokpri)

Apa sih yang terlintas di kepala kamu guys ketika mendengar kata MLM?

Yup, pasti semua mata langsung tertuju pada bisnis yang menjanjikan banyak bonus menarik dan poin yang bisa diakumulasikan lalu ditukar dengan beragam reward jika berbelanja produk sambil mengajak banyak orang supaya menjadi member atau yang disebut dengan downliner.

Kebetulan pertama kali keluarga saya kenal model bisnis MLM itu ya dari CNI. Suatu brand yang disingkat dari nama perusahaannya sendiri yaitu PT Cipta Nusa Insan Cemerlang. Dahulu Ayah saya sempat lama menjadi member setianya. Entah ada alasan apa pada akhirnya membuatnya kemudian memutuskan untuk lama vakum.

Keluarga kami tidak asing dengan produk seperti Sun Chlorella plus, teh herbal UP bahkan sampai Kopi ginseng nya yang melegenda. Sebab ketika itu kami pun rutin mengonsumsinya setiap hari saat pagi hari. Seiring berjalannya waktu CNI banyak melakukan terobosan baru. Kini bisnis model MLM mereka tidak lagi dilakukan secara massive dengan metode door to door, tatap muka dengan banyak dokumen atau berkas-berkas yang merepotkan.

Menyambut hari jadinya yang ke 31 pada 1 Oktober yang lalu, CNI menggelar Pekan Expo 2017 yang dihelat mulai dari Senin tanggal 16 hingga puncaknya Sabtu, 21 Oktober yang bertempat di Gerai CNI yang berada di Kawasan Puri Indah, Jakarta Barat.

Pada Rabu (18/10) saya dan beberapa rekan blogger menyempatkan berkunjung ke sana untuk mengikuti beragam rangkaian kegiatan CNI Expo 2017 atas undangan khusus Founder Komunitas ISB dan pihak Marcomm CNI. Jujur saya memperoleh wawasan baru tentang dunia bisnis dari perspektif yang berbeda. Saya langsung berpikir bagaimana peluang ini dapat saya aplikasikan kelak. Jarang-jarang saya dapat kesempatan sebegini langka. 

Lantas kenapa harus disia-siakan? Mubadzir kan kalau tidak dimanfaatkan.
Salah satu produk yang dipamerkan (dokpri)

Sesi demi sesi saya ikuti sejak pukul 10 pagi. Pertama masuk ke dalam gedung suasana pameran CNI sangat kental terasa dan ramai pengunjung yang umumnya Ibu-ibu. Mulai dari produk CNI dengan katerogi kesehatan, kecantikan hingga
food & beverages dipajang secara apik memenuhi booth yang telah disediakan oleh panitia.

Pengunjung didominasi oleh para member yang telah lama menjadi mitra CNI. Kebanyakan berasal dari dan luar Jabodetabek. Mereka antusias mengikuti demo produk baru dari CNI, tutorial make up dan hijab hingga berbelanja dengan tawaran promo dan potongan harga yang menggiurkan hanya berlaku selama expo berlangsung.
Salah satu agenda workshop Food Photography
Naik satu lantai sedang diadakan sesi workshop bagaimana memotret produk bersama seorang yang ahli di bidang Food Photography koko Zhou dari @happyboringlife. Sayang mengingat terbatasnya waktu sesi ini hanya berlangsung selama satu jam saja. Tapi meski singkat banyak ilmu dan tips mengenai memotret produk yang saya dapatkan kok terutama soal pencahayaan dan sudut angle yang akan diambil.

Sesi Foto Produk menggunakan ponsel bersama Zhou dari @happyboringlife

IDEApreneur

Tak kalah menariknya lagi berada tepat di ruang serbaguna kerjasama sedang mengadakan Seminar & Talkshow IDEApreneur. Dengan bertemakan kekuatan internet yang luar biasa dapat memanfaatkan peluang bisnis anda. Acara dipandu oleh Marcelinus Ferdinand sebagai moderator. Pada kesempatan ini menghadirkan tiga pembicara di antaranya ada Ryan Batchin Indra sebagai praktisi google yang berpengalaman sebagai Google Top Contributor se Asia Pacific. Ada pula Pak Ahmad Jazuli selaku mitra setia CNI yang mana telah menjadi pebisnis sukses di daerahnya yaitu area Kalimantan dan yang tak kalah istimewa turut dimeriahkan pula oleh bintang tamu yang merupakan penyanyi, finalis jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol yaitu Windy Ghemari.

Marcelinus Ferdinand selaku Moderator Seminar Workshop

Dalam presentasinya Ryan membukanya dengan kalimat Welcome to Digital Era. Dimana tahun 2000 an ke atas semua telah berubah. Misalnya saja ketemu Promo iklan yang dipajang di baliho jalan kemudian setelah dibaca oleh orang yang melintas lanjut ditelusuri lewat mesin pencari google.

Ryan Batchin (Praktisi Digital Marketing)

Apa yang melatar belakanginya? 

Saat ini untuk membeli atau belanja sesuatu sudah dipermudah. Adanya tren perubahan yang mulai bergeser dan info produk yang dicari sudah secara daring. Dari dunia offline kini beralih ke digital atau online. Dahulu disuguhi oleh tayangan televisi misalnya progra berita lalu berganti sekarang ke News Online dan youtube. Bayangkan sekali klik saja langsung beres dapat melakukan segalanya dari rumah. Pertumbuhan trend digital di Indonesia sendiri jika dipresentasikan meliputi 40% purchase online (belanja daring), 40% blog atau internet website dan sisanya ada 76% yang gemar menonton video.


Mengapa digital marketing menjadi penting?
1. Jangkauan bisnis. 
2. Targetnya jelas dengan produk yang ingin kita promosikan.
3. Low cost High impact. Maksutnya dengan modal atau biaya murah tapi memberikan hasil yang maksimal. Di sini ada pengukuran yg terukur.


Banyak istilah dan pengukuran dalam Digital Marketing (pemasaran berbasis digital)

Jangan ngaku anak digital savvy kalo belum tahu istilah-istilah berikut ini:

KPI: 
Impressions:
Conversion:
Landing page: 
Click: 
Views:

Search engine.
Organik: SEO.
SEM/ Adsense.

"Ryan memberikan tips agar para member CNI disarankan untuk membuat Toko atau fanpage nya sendiri."


Kenapa Google sangat efektif?

Pengguna Google di dunia berjumlah 92% karena dinilai sebagai mesin pencari yang tepat sasaran. 
Lagi-lagi karena jangkauan dan terukur

Cara Kerja Iklan di Google:
Melalui sosial media seperti Facebook, Instagram dan Twitter. Bisa dijadikan atau bermanfaat sebagai sarana promosi dan membangun relasi. Banyak manfaat seperti dibuatnya Fanpage atau toko virtual sendiri. Bisa juga pasang iklan kemudian promotes di Instagram.

Bagaimana Facebook bisa dijadikan wadah beriklan? Karena terbantu oleh adanya aplikasi share. Produknya dikemas bagus orang juga akan cenderung membeli (konsumen tidak ragu lagi untuk membeli).


Pemateri yang kedua Bapak Ahmad Jazuli, SE seorang Business Entrepreneur dari CNI. Berlatar belakang sebagai karyawan di salah satu perusahaan BUMN punya peluang usaha. Kemudian bergabung dengan CNI pada 5 tahun yang lalu masih merasakan promosi lewat kolom iklan di koran, brosur dan broadcast BBM. 

Beruntung di era digital ini semua punya kesempatan. Kini lebih mudah, praktis dan lebih cepat.

Moderator dan 3 Narasumber Seminar IDEApreneur

Windy Ghemari, sebagai seorang penyanyi juga patut dicontoh, selain disibukkan dengan kegiatannya di dunia tarik suara dengan promo album dan jadwal manggung diam-diam mencoba peruntungan di dunia bisnis. Dirinya mengakui bahwa tak selamanya abadi dan langgeng eksis di dunia olah vokal. Kini secara diam-diam juga merambah belajar menjadi di bidang jasa perhotelan dengan membuka ressort di Pulau Dewata, Bali.

Sebagai seorang publik figur medsos menjadi penting karena banyak penggemar yang mengikuti akun sosial media mereka terutama Instagram. Bukan hal asing jika banyak artis dan selebritis saat ini menjadi seorang endorser dengan tarif yang bervariasi tergantung pada produk apa yang akan mereka promosikan.

Perlu diketahui pada tahun 2017 ini CNI turut berbangga karena Majalah Marketing Group memberi penghargaan di ajang Social Media Award.