By SamAzhar

Asuransi Kesehatan Murni Baru dari Prudential. Bahkan Berbasis Syariah Lho, Penasaran?


Worry less, live free! Pastilah
dambaan bagi setiap orang. Sedikit khawatir dan hidup tanpa beban dengan bebas
layaknya burung yang terbang kemana saja. Begitu juga manusia bercita-cita
memiliki tabungan cukup dan investasi yang menjamin keberlangsungan hidup
hingga anak cucunya nanti.

Namun
secara tiba-tiba keadaan menjadi berubah. Sejak pandemi terjadi tentulah tak
sama seperti biasanya lagi. Banyak kekhawatiran muncul termasuk bagaimana
melindungi diri dari banyaknya potensi bahaya penularan penyakit di luar
kendali.

Merebaknya
pandemi COVID-19 menjadi pemacu bagi PT Prudential Life Assurance (Prudential
Indonesia
) dalam menegaskan komitmennya selama 25 tahun untuk selalu
mendengarkan, memahami dan mewujudkan (listening, understanding dan
delivering
) berbagai kebutuhan perlindungan kesehatan dan kesejahteraan
jangka panjang bagi seluruh keluarga Indonesia.

Peluncuran PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah/ dokpri


Untuk
itulah, pada Selasa (30/6) Prudential Indonesia menggagas peluncuran produk
terbarunya secara virtual kepada khalayak yakni PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah. Keduanya digadang-gadang sebagai asuransi kesehatan murni
tanpa komponen investasi yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas dalam
menghadapi tantangan kesehatan serta dampak finansial yang mungkin ditimbulkan.

Mr
Jens Reisch selaku President Director Prudential Indonesia, menjelaskan,
Pandemi COVID-19 mengajarkan kita bahwa risiko kesehatan bisa menyerang kapan
saja tanpa bisa diprediksi, dan dapat berdampak pada finansial keluarga. Untuk
melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia di tengah situasi yang menantang
saat ini, Prudential Indonesia kembali berinovasi melalui PRUSolusi Sehat dan
PRUSolusi Sehat Syariah sebagai solusi asuransi kesehatan murni yang terjangkau
dan lebih fokus pada perlindungan kesehatan. Di masa mendatang, setiap nasabah
juga dapat meningkatkan dan memperbaharui polis mereka guna mendapatkan
tambahan manfaat yang makin menyeluruh, termasuk investasi.

Dengan
segala dampak yang terasa sangat jelas selama mewababnya COVID-19, masyarakat
harus lebih bijak merencanakan keuangan, terutama untuk mempersiapkan
perlindungan kesehatan. Urgensi ini dipaparkan oleh Bapak Prof. Budi Hidayat,
SKM, MPPM, PhD selaku pakar ekonomi dan asuransi kesehatan dari Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Tantangan kesehatan yang kini makin
kompleks melahirkan sejumlah risiko sakit, sehingga perencanaan keuangan yang
tepat menjadi krusial agar terhindar dari pengeluaran katastropik, yaitu ketika
rumah tangga membelanjakan lebih dari 10% total pendapatan mereka (diukur dari
tingkat konsumsi) untuk perawatan kesehatan.
Faktanya,
pada 2013, ada 4,2% penduduk (10,5 juta jiwa) membelanjakan lebih dari 10%
total pendapatan mereka untuk biaya kesehatan. Angka ini meningkat menjadi 4,5%
(atau 11,8 juta jiwa) pada 2017.

Peluang
kejadian belanja katastropik rumah tangga makin tinggi ketika ada anggota
keluarga yang membutuhkan pelayanan rawat inap. Pada 2017, misalnya, kejadian
belanja katastropik akibat risiko sakit di antara pasien yang membutuhkan
layanan berupa rawat inap mencapai 27,9% atau sebanyak 3,1 juta jiwa. Jika
tidak disiasati dengan baik, maka pengeluaran katastropik yang melemahkan
kondisi finansial keluarga ini berpotensi terjadi pada siapa saja, tanpa
pandang bulu, lanjut Pak Budi.

Selain
itu, riset pada 2015 yang ditujukan bagi para peserta asuransi yang baru saja
keluar dari rumah sakit di 6 provinsi (Jakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan
Timur, dan Sulawesi Utara) menunjukkan bahwa 18% dari 2.728 pasien masih
membayar biaya pengobatan dengan uang pribadi mereka (out of pocket).

Oleh
sebab itu proteksi sangatlah mutlak diperlukan. Seperti halnya asuransi
kesehatan dengan harga terjangkau dan memiliki manfaat komplit sangat
dibutuhkan agar dapat melindungi kestabilan finansial di tengah biaya rumah
sakit yang terus membengkak. Sebut saja pada tahun 2019, kenaikan biaya rumah
sakit Indonesia diperkirakan meningkat 10,8% dari tahun sebelumnya. Angka
tersebut lebih tinggi dibandingkan beberapa negara Asia lainnya.

Menanggapi
kondisi tersebut, Mas Himawan Purnama sebagai Head of Product Development
Prudential Indonesia menjelaskan, “PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah
adalah solusi proteksi kesehatan murni tanpa komponen investasi yang komplit
dengan harga terjangkau dan memiliki fleksibilitas tinggi pada pilihan
perlindungan kesehatan serta jangkauan hingga ke seluruh dunia sesuai dengan
plan yang dipilih. Dengan beragam keunggulannya, kedua produk ini menjadi
sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah berbagai ketidakpastian
ekonomi yang masih mungkin terus terjadi.

PRUSolusiSehat dan PRUSolusi Sehat Syariah menawarkan perlindungan kesehatan bagi
keluarga Indonesia terhadap risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit untuk
manfaat tertentu. Produk ini juga menghadirkan berbagai kemudahan tambahan
dalam registrasi dan administrasi rawat inap di seluruh rumah sakit yang
tergabung dalam jaringan PRUMedical Network.

Dukungan PRUMedical Network/ dokpri


Untuk
lebih jelasnya berikut 8 keunggulan produk PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat
Syariah:

1.
Fleksibilitas dalam memilih satu dari delapan plan wilayah pertanggungan, tipe
kamar, dan batas harga kamar.

2.
Perlindungan PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah mencakup hingga ke
seluruh dunia berdasarkan plan yang dipilih.
3.
Batas Manfaat hingga Rp65 miliar dengan fasilitas PRUSolusi Sehat Limit Booster
berdasarkan plan yang dipilih. Manfaat perawatan selama 30 hari.

4.
Sebelum dan 90 hari setelah tindakan bedah rawat jalan (one day surgery).

5.
Masa Pertanggungan 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang hingga Tertanggung
berusia 99 tahun.

6.
Manfaat rawat jalan kanker dan cuci darah sesuai tagihan, tanpa atau dengan
rawat inap sebelumnya.

7.
Kunjungan dokter umum dan dokter spesialis (serta sub spesialis) per jenis
spesialisasi masing-masing hingga dua kali per hari.

8.
Pembayaran manfaat untuk perawatan di luar wilayah pertanggungan dengan
persentase tertentu, mengacu ketentuan pada polis.

Selain
itu, tersedia pula no claim bonus untuk PRUSolusi Sehat dan fasilitas
manfaat berkembang untuk PRUSolusi Sehat Syariah, berupa 10% dari batas Manfaat
Tahunan awal hingga maksimum 50% Manfaat Tahunan Awal jika tidak ada klaim
selama setahun dan polis selalu aktif. Selain itu, jika nasabah melakukan
pembayaran premi setiap tahunnya maka mereka hanya membayar premi cukup 11
bulan saja. Jadi bisa berhemat satu bulan bebas biaya premi.

Teknologi
semakin mempermudah manusia. Nah agar lebih maksimal dalam memanfaatkan
polisnya, bagi setiap nasabah dapat selalu terhubung secara digital melalui
aplikasi mobile Pulse by Prudential untuk mengakses e-card PRUSolusi Sehat dan
PRUSolusi Sehat Syariah, layanan nasabah PRUServices seperti detail polis
hingga klaim e-reimbursement, sekaligus gambaran umum kondisi kesehatan dan
tips meningkatkan gaya hidup sehat, tutup Mas Himawan.
  • 4 Comments
  • July 3, 2020

Comments

  1. amanda nasution
    July 26, 2020

    ūüĎć

  2. Muthiah Alhasany
    July 26, 2020

    Boleh juga

  3. Fay Sant
    July 26, 2020

    Informatif

  4. kataresi
    July 26, 2020

    Pridential selalu ada inovasi baru ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *