Modem Mifi HKM M22 Mendukung Mobilitas Internet Lancar

Dari Sampah Plastik Bernilai Investasi, Kok Bisa Sih?




Sobat aku seringkali sedih mikir dalam hati. Sebagai paru-paru dunia negara kita dihadapkan pada kenyataan sekitar 65 juta ton sampah dihasilkan setiap harinya. Mirisnya lagi hanya 7 persen yang didaur ulang (recycle), sementara 69 persen lagi hanya berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Banyak yang tidak mengira jika sampah tersebut bernilai ekonomis dalam jangka panjang, asalkan dipilah dan dikelola dengan benar.

Sementara itu di sisi lain masyarakat Indonesia, khususnya yang berasal dari kelompok emerging consumers masih belum menganggap asuransi sebagai suatu hal yang penting. Sama halnya dengan sampah yang tidak berguna. Padahal risiko bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja.
Loh, terus apa hubungannya antara sampah dengan asuransi?

Pengin tau benget apa pengin tau aja nih?


Nah secara kebetulan Jum'at kemarin aku lagi berkeliling di sebuah Mall dan akhirnya mampir deh ke salah satu booth karena penasaran. Tiba-tiba ku tertarik untuk ikutan activity seru yang sedang berlangsung di situ. Rupanya Allianz Indonesia sedang melakukan sosialisasi mengenai Program “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu”.

Pada intinya Allianz ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai akses perlindungan asuransi melalui penukaran saldo tabungan di bank sampah. Wow! Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan di booth Allianz  akan dikoordinasikan dengan bank sampah setempat untuk dikelola dan dipilah untuk kemudian didaur ulang, dan setiap penukaran sampah di booth Allianz akan mendapatkan perlindungan asuransi yang berlaku selama sebulan dan hadiah menarik lainnya dari Allianz Indonesia.


Dalam rangka meningkatkan kesadaran atau awareness kepada masyarakat, Allianz Indonesia turut berpartisipasi dalam acara Financial Expo yang diadakan oleh OJK dan melibatkan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) seperti perbankan, asuransi dan multifinance di Mall Kota Kasablanka, Jaksel dari tanggal 17 – 20 Oktober yang juga sekaligus memperingati puncak Hari Asuransi yang diadakan oleh Dewan Asuransi Indonesia (DAI) yang diselenggarakan di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar Bali, 20 Oktober 2019.

Hal ini berangkat dari kondisi rendahnya penetrasi asuransi dan inklusi finansial tanah air apabila dibandingkan dengan kondisi demografi dan luas wilayah Indonesia, Allianz merasa perlu melakukan berbagai inovasi dan sinergi untuk menyediakan layanan keuangan dan akses asuransi bagi segmen masyarakat yang belum tersentuh.

Tukar 2 sampah botol plastik dengan 1 polis asuransi. Mudah bukan?
Oleh karena itu bertepatan dengan bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati setiap bulan Oktober 2019, Allianz Indonesia melakukan perluasan segmen pemasaran untuk tiga produk asuransinya yang meliputi produk asuransi jiwa mikro, produk asuransi kecelakaan diri, serta produk asuransi jiwa berjangka. Ketiga produk ini dapat dilakukan secara kolektif kepada masyarakat kelompok tadi melalui kedua program yaitu “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu” dan Program “Allianz Uang Duka”.

Jadi kedua program ini bertujuan membantu masyarakat kelompok emerging consumers untuk memperoleh akses perlindungan asuransi dengan cara yang sangat mudah dan tentunya harga yang relatif terjangkau. Hal ini sejalan dengan tujuan Allianz untuk memberikan perlindungan dalam arti sebenarnya kepada lebih banyak lagi masyarakat Indonesia. Istilah kerennya to insure more people, so ngga cuma terkonsentrasi pada pertumbuhan premi saja kan.

Program “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu”


Melalui Program “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu”, Allianz Indonesia melakukan perluasan akses perlindungan asuransi jiwa mikro Sekoci dan perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada masyarakat yang menjadi nasabah bank sampah. Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan perlindungan asuransi dengan cara menukarkan saldo tabungan di bank sampah.

Dalam program “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu” Allianz Indonesia bekerja sama dengan mitra strategis yang menyediakan aplikasi digital MySmash untuk mendukung kegiatan operasional Bank Sampah di seluruh Indonesia dan berfungsi sebagai kanal distribusi baru untuk memberikan akses perlindungan asuransi jiwa mikro “Sekoci” bagi  masyarakat yang menjadi nasabah Bank Sampah. Sedangkan untuk asuransi kecelakaan diri, proses pendaftarannya bisa dilakukan secara manual melalui bank sampah tempat nasabah menabung sampah.

Program “Allianz Uang Duka”

 
Seperti kita ketahui, asas gotong royong dan kekeluargaan sudah menjadi tradisi untuk dijalankan oleh warga dari unit RT, RW dan tingkat kelurahan ketika salah satu warganya mengalami musibah atau kedukaan. Dalam hal ini Allianz Indonesia melihat hal ini sebagai salah satu kesempatan untuk memperkenalkan akses dan produk asuransi kepada warga melalui proses pengumpulan dana (crowdfunding).

Bersamaan dengan Program “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu” dari Allianz Indonesia juga memperkenalkan Program “Allianz Uang Duka”. Program ini memberikan santunan kematian dari produk asuransi jiwa kumpulan Allianz, yang dapat diakses oleh masyarakat sekitar mulai dari lingkungan warga Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) hingga tingkat kelurahan.

Besar harapan dengan adanya perluasan akses perlindungan dan produk asuransi melalui kedua program ini sebagai wujud komitmen Allianz Indonesia untuk mendukung program pemerintah dan OJK dalam meningkatkan penetrasi asuransi, literasi keuangan serta inklusi keuangan ke berbagai segmen masyarakat Indonesia. Amiin ya rabbal alamiin.

Komentar