Modem Mifi HKM M22 Mendukung Mobilitas Internet Lancar

Menumbuhkan Kecintaan terhadap Budaya Indonesia Melalui Kriya Nusa 2019

 
Memang ngga pernah habis kalo bicara tentang Indonesia terutama ragam suku bangsa dan budayanya. Terlebih Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya akan kebudayaan daerahnya. Kalian tahu nggak sih, aneka budaya ini memiliki berbagai produk kerajinan dengan kualitas internasional. Kamu para milenial udah pernah kenal belum kain tenun, songket, anyaman bambu, produk kulit, kerajinan logam, sampai logam mulia? Nah itu baru beberapa kerajinan dari Indonesia aja lho. Masih banyak lagi yang lain. Ratusan bahak ribuan macamnya.
Produk kerajinan Indonesia jadi modal bagi Indonesia untuk sukses di pasar internasional. Hal ini tercatat pada tahun 2018, ekspor produk kerajinan nasional mengalami kenaikan dengan menghasilkan 1.2 juta dollar AS penyumbang bagi devisa Indonesia. Kerajinan Indonesia juga menjadi daya tarik bagi industri pariwisata. Makanya kita sebagai generasi muda harus menjaga keberadaan produksi produk kerajinan.

Bisa disebutkan kriya Indonesia yang kalian tahu? Ada kain tapis dari Lampung, ulos dari Sumatera Utara, mebel kayu dari Jepara sampai ke perhiasan mutiara dari Lombok. Semua yang kusebutkan itu merupakan produk kriya yang kualitasnya sudah diakui hingga ke mancanegara. Wah, banyak banget ya kerajinan atau kriya di Indonesia. Sayang kalau ngga dikembangkan. Sebagai anak muda, kita harus bangga dengan produk indonesia dan seneng sekali event Kriyanusa  kembali digelar.

Dengan tagline 100% CINTA KRIYA INDONESIA sebagai generasi muda sudah seharusnya kita turut mempromosikan produk kerajinan terbaik Indonesia melalui banyak kanal seperti lewat sosial media yang kita miliki. Mari bersama-sama kita sebarkan dan perkenalkan kepada dunia.
 
Sehari jelang pameran, diadakanlah Temu Netizen #KriyaNusa2019 di Kembang Goela Resto, Jakpus (9 /9) yang dihadiri oleh para expert mengenai kerajinan atau kriya Indonesia. Dengan menghadirkan narasumber, diantaranya 

1. Pak Widodo Muktiyo dari Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik dari Kemkominfo 

2. Ibu Euis Saedah selaku Sekjen Dekranas.

3. Ibu Triana Rudiantara sebagai Ketua Bidang Humas, Promosi dan Publikasi KriyaNusa 

4. Dan tak ketinggalan nih ibu Septriana Tangkary selaku Direktur IKPK dari Kemkominfo

Dalam hal ini DEKRANAS berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajinan Indonesia. Menjaga keberadaan dan kontinuitas produksi produk kerajinan melalui peningkatan ketrampilan pada generasi muda. Melakukan pembinaan produk melalui peningkatan kualitas, desain, produksi dan penggunaan teknologi baru agar dapat meningkatkan daya saing.

Menanamkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai masyarakat Indonesia terhadap penggunaan produk kriya Indonesia. Mempromosikan produk kerajinan terbaik dari seluruh daerah di Indonesia dalam rangka meningkatkan pangsa pasar hasil produk kerajinan daerah, melalui pameran baik dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam kegiatan promosi tersebut, DEKRANAS menyelenggarakan pameran Kriyanusa yang diselenggarakan setiap tahun dan bertepatan dengan HUT DEKRANAS. Eksibisi Kriyanusa 2019 bertemakan “Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas dan Kewirausahaan” berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 11-15 September 2019 di Balai Kartini, Gatsu Jaksel.

Dari kategori produk sendiri ada tekstil, keramik, serat alam, batu-batuan, logam, kayu, bahan baku alam, bahan baku alam olahan dan lukisan. Peserta pameran berjumlah 246 stand yang terdiri dari kementerian & BUMN,  DEKRANASDA dari 34 Provinsi, individu, kemitraan dan asosiasi.

Adapun maksud dan tujuannya adalah untuk mempromosikan hasil kerajinan dari seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan target pasar produk kerajinan daerah. Sebagai tempat pembelajaran bagi para pengrajin daerah, seperti mengetahui tren perkembangan produk kerajinan daerah di Jakarta. Sebagai arena pengrajin daerah untuk melakukan test market di Jakarta. Menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap perkembangan produk kerajinan yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Meningkatkan rasa cinta dan rasa memiliki, serta bangga kepada masyarakat terhadap penggunaan produk kerajinan Indonesia.

Komentar