[Event] Menyelami Seluk Beluk Profesi Sulih Suara Lewat In House Training BRID #2


Apakah kamu hobi nonton tv? Kalo dijawab secara pribadi
 sih saya hobi ya. Tapi dalam sehari bisa dihitung dengan jari. Paling-paling pas akhir pekan aja ya pas di rumah kumpul sama keluarga?
sih saya hobi ya. Tapi dalam sehari bisa dihitung dengan jari. Paling-paling pas akhir pekan aja ya pas di rumah kumpul sama keluarga?
Biasanya tayangan apa saja yang kamu tonton? FTv Turki, drama Korea, kartun atau animasi, telenovela atau film Bollywood? Jika kita lihat tidak sedikit kan beberapa tontonan yang disuguhkan tadi berasal dari negara tetangga, bahkan hingga ke ranah Asia, Eropa dan Amerika. Namun tak banyak pula dari kita yang mengerti akan bahasanya, sehingga kerap kali kesulitan untuk bisa mengerti apa yang dibicarakan oleh para pemainnya dan akhirnya banyak stasiun televisi yang mengalihbahasakan beberapa program hiburan yang menggunakan bahasa asing tadi.

Oleh karena itu, dibutuhkan peran seorang pengisi suara atau yang akrab dijuluki Dubber. Belajar dubbing ternyata seru sekaligus menantang lho.

Penasaran?

Nah, kebetulan pekan lalu Sabtu (12/8) saya berkesempatan mengikuti lokakarya (workshop) atau semacam pelatihan singkat untuk pemula yang ingin lebih tahu tentang dunia dubbing nih.

Kiri - Kanan: Founder BRID, Founder RIAT dan Dubber Senior Agus Nurhasan (dok. BRID)

Bersama dengan rekan-rekan Blogger yang lain saya berkesempatan hadir dan mengikuti kelas berkonsep In House Training: Dubbing dan Voice Over ini.



Acara ini terselenggara atas prakarsa Komunitas Blogger Reporter Indonesia (BRID) dan dukungan kerjasama dari beberapa pihak, antara lain Ibu Amy Atmanto yang merupakan desainer Kaftan Hijab Royal Sulam dan selaku pendiri Rumah Internet Atmanto (Wisma RIAT) yang berbaik hati meminjamkan tempatnya untuk berlatih serta pihak GoGoBli.Com yang membawakan kenang-kenangan berupa prodak kecantikan dan kesehatan yang berguna serta bermanfaat kepada semua pihak termasuk seluruh pengisi acara dan para partisipan untuk dibawa pulang.


Dok. http://biz.kompas.com

Gogobli.com merupakan toko online yang berkonsep khusus menyediakan produk kesehatan dan kecantikan. Sejak tahun 2011 telah dipercaya sebagai pilihan utama dalam berbelanja online / online shopping di Indonesia. Dengan SDM dan manajemen yang profesional serta kemudahan cara bertransaksi menjadikannya sebagai salah satu online store (e-commerce) terpercaya di tanah air. Gogobli selalu memperhatikan kualitas dari produk yang dijualnya sebagai salah satu prioritas yang utama, dikarenakan produk tersebut akan dikonsumsi oleh para consumer. Untuk itu mereka hanya menjual produk dengan merk dan reputasi yang baik dan yang paling penting adalah telah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia, sehingga semua produk yang dipesan di Gogobli aman untuk dikonsumsi dan digunakan. Hati -hati terhadap penipuan online yang mengatasnamakan Gogobli. Gogobli No Tipu-tipu!

Bertempat di Pengadegan Utara, Cawang Jakarta Timur, pelatihan ini diisi langsung oleh seorang yang ahli dimana merupakan Dubber senior bernama Agus Nurhasan yang pernah mengisi suara Suneo dalam serial kartun Doraemon (2006-2008) dan kini diberi kepercayaan untuk mengisi karakter si Topi Kuning dalam serial kartun animasi Curious George.

Apa sih definisi Dubbing itu sebenarnya?

Pengertian Dubbing dalam bahasa Indonesia berarti sulih suara atau mengisi suara dalam peran suatu film atau mengganti suara aseli pemeran film itu kemudian dialihbahasakan dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Dubbing sendiri termasuk bagian dari Seni Peran yaitu kategori Voice Acting atau Akting Suara.

Ket: Saat Kak Agus sedang menjelaskan materi tentang sulih suara (dubbing) / dok. BRID

Selain mengisi suara film asing dari bahasa asalnya ke dalam bahasa Indonesia, seorang dubber juga terbiasa dalam mengisi suara animasi lokal (buatan anak negri yang diproduksi di Indonesia), sinetron laga, iklan televisi dan di radio, sandiwara radio, narasi berita, narasi infotainment dan promo lainnya. Bahkan sebelum tahun 90-an, bioskop Indonesia sudah memulainya dengan mengganti suara beberapa aktris atau aktor yang berperan dalam sebuah film dengan seorang pengisi suara.

Modal utama bagi seorang dubber adalah suara. Tak hanya berupa materi saja tetapi praktik pula diberikan pada pelatihan ini. Secara teori, Kak Agus biasa ia disapa, memberikan pemaparan berupa beberapa latihan dasar yang perlu dipelajari antara lain:

Pertama, Olah Tubuh

Terbagi menjadi 2 bagian, yaitu pertama latihan pernapasan, sebab menjadi dubber dibutuhkan stamina yang prima dan yang kedua senam mulut, tujuannya agar mulut tidak kaku saat mengucapkan dialog.

Ket: Latihan Pernapasan dan Senam Mulut (dok. BRID)

Kedua, Olah Vokal

Agar suara kita dapat terasah dengan baik dan berkualitas, ada 5 hal:

  1. Punya power, bertenaga atau berbobot saat bersuara.
  2. Artikulasi, suara kita harus terdengar jelas sampai ke telinga pendengar.
  3. Intonasi, pengucapan nada sesuai maksud dan tujuan kata agar tidak menjadi salah arti ketika diucapkan.
  4. Tempo, tinggi rendah dan cepat lambatnya suara dimana kita harus mengatur irama.
  5. Warna, kita perlu menemukan warna atau jenis suara yang cocok atau tepat untuk menghidupkan peran yang kita isi tersebut suaranya.
Ketiga, Olah Rasa

Mengolah bathin kita agar bisa menjiwai karakter atau menghayati peran sehingga bisa menghidupkannya dengan baik. Olah rasa memerlukan setidaknya 4 hal yaitu konsentrasi, ingatan emosi, imajinasi dan observasi.

KeempatLipsync (Sinkronisasi Bibir)

Kita harus menyamakan gerakan bibir dengan bibir pada pemeran film tersebut. Di sini pemenggalan kalimat sangat diperlukan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Bahkan kreatifitas (improvisasi) ikut bermain dalam bermain kalimat dengan cara menambah atau mengurangi kata dan kalimat. Perlu diingat kita memang diberi keleluasaan untuk berimprovisasi tapi tidak disarankan untuk mengubah arti kalimat tersebut.

Ket: Saat sesi praktik langsung membaca dialog pendek (dok milik BRID)
Tips untuk menjadi seorang dubber yang cerdas, kak Agus menyingkatnya menjadi 4M yaitu melakukan Melihat, Mendengar, Membaca dan Merasakan. Kita diwajibkan unutk peka dan lihai dalam menjalankan keempat hal tersebut sekaligus secara bersamaan).


Kak Agus menambahkan untuk bisa menjadi seorang dubber yang handal dan kelak profesional rahasianya adalah latihan secara terus menerus. Jangan merasa minder, mudah cemas, berputus asa, takut, grogi ataupun cepat berpuas diri. Semua perasaan tersebut harus kita hilangkan karena sekali lagi yang kita dijual di sini adalah suara yang terdengar dari mikrofon.

Sebelum menutup Kak Agus pun menghimbau bahwa profesi menjadi dubber profesional tidak semudah membalikkan telapak tangan atau sekedar menjentikkan jari dalam hitungan ketiga sekejap langsung jadi, tapi dibutuhkan proses dan pengorbanan yang luar biasa. Dengan syarat ada motivasi yang besar, tekad yang kuat dan niat yang tulus saat mengikuti pelatihan hingga akhirnya lolos seleksi audisi dan mendapat tawaran pekerjaan dari suatu agensi, rumah produksi ataupun stasiun televisi.


No body's perfect! But practice makes perfect
Tidak dapat dipungkiri sebagai manusia biasa seringkali menemui kendala atau beberapa hambatan antara lain lemahnya dalam membaca naskah seperti monoton dan artikulasinya tidak jelas. Tapi semua itu bisa kita siasati asalkan kita terus berlatih. Memperkaya diri kita untuk menambah wawasan dengan membaca buku, surat kabar, majalah, komik atau novel dan membiasakan membacanya dengan keras, tidak di dalam hati sembari belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar.


Saat bersalaman langsung dengan sosok Agus Nurhasan (dok. BRID)
Bagi yang ingin serius belajar di dunia dubber bisa iseng-iseng berkunjung ke studio-studionya yang ada di Jakarta atau bisa juga datang untuk belajar langsung ke Komunitas Kalamtara di Kampung Makassar, Jakarta Timur. Untuk yang sekedar iseng mau kepoin informasi tentang dubbing bisa berkunjung di akun sosial medianya, cari Fanpage IN Love atau INA FANDUBdi sana boleh tanya apapun yang berhubungan dengan dunia sulih suara termasuk informasi audisi atau pekerjaan. Kalau mau hubungi kak Agus secara langsung bisa mengirimkan pertanyaan ke akun surel atau e-mail di agus.nurhasan@yahoo.co.id.












Komentar

  1. maulah berlatih dubbing ....siapa tau bs kesempatan jd dubber :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dong massss... Amiin blogger dubber sampe kek Dubber

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer